berita hangat cuy....

Loading...

Selasa, 19 April 2011

Pembentukan Protein Pada Tumbuhan

Agus Permana
Biologi 3A
2119080012
Bagaimana tumbuhan membentuk protein ?
Informasi didalam gen ditentukan oleh rangkaian linear nukleotida pada DNA. Suatu gen
tunggal mungkin mempunyai panjang ratusan ribu nukleotida. DNA tidak membentuk
protein secara langsung, DNA memberikan perintah perangkat sintesis protein dalam bentuk
RNA. Proses pembentukan salinan RNA dari DNA adalah transkipsi. Setelah DNA
ditranskripsikan di dalam nukleus RNA bergerak ke sitoplasma. Proses penggunaan
informasi di RNA untuk menyintesis protein adalah translasi. Dan translasi berlangsung di
sitoplasma.
Bila ditanyakan dimana protein itu berada pada tanaman maka jawabannnya adalah
Protein pada bagian tubuh tanaman terdapat hampir dalam seluruh bagian tubuh tumbuhan.
Protein ditemukan pada daun muda dan pada bagian tubuh lainnya seperti polong, dan buah .
Protein adalah senyawa organik kompleks berbobot molekul tinggi yang merupakan polimer dari
monomer-monomer asam amino yang dihubungkan satu sama lain dengan ikatan peptida.
Tumbuhan menyerap unsur-unsur hara dalam tanah melalui akar dan disalurkan
keseluruh bagian tanaman sampai ke daun sehingga tumbuhan membentuk protein dan
melakukan perombakan (proses katabolisme). Nitrogen berperan dalam pembentukan sel ,
jaringan , dan organ tanaman. Ia berfungsi sebagai sebagai bahan sintetis klorofil , protein ,
dan asam amino. Karena itu kehadirannya dibutuhkan dalam jumlah besar , terutama saat
pertumbuhan vegetatif. Dalam unsur-unsur tersebut mengandung unsure Nitrogen yang
merupakan unsure pembentuk pada protein. Unsur Nitrogen yang terdapat pada protein
adalah 16% dari protein tersebut. Yang banyak tersimpan pada pucuk dan daun muda. Dan
masih banyak lagi unsur-unsur yang merupakan pembentuk dari protein yang tersedia pada
tumbuhan.
Beberapa penelitian menunjukkan keberadaan protein yang memiliki letak berbeda-beda
pada tumbuhan. Pada famili serealia seperti gandum, padi, polong – polongan dan jagung
protein berada pada bagian bijinya. Pada tanaman tembakau, protein banyak ditemukan
dibagian daunnya. Sedangkan pada kantong semar, protein banyak ditemukan pada bagian
antara batang dengan bunga, selain itu pada buah petai terdapat kandungan protein yang


Terbentuknya protein bermula dari proses anabolisme dan kemudian dirombak pada
tumbuhan tersebut melalui proses katabolisme.
Pada tumbuhan protein dapat dilihat dari kandungan Nitrogen pada tumbuhan.
Kandungan Nitrogen merupakan unsur yang dominan mempengaruhi pertumbuhan tanaman
tersebut. Sehingga tanaman sangat memerlukan Nitrogen untuk pembentukan protein pada
tanaman dan apabila kekurangan Nitrogen dapat diartikan sebagai kekurangan protein.

Jenis proteinnya
Protein yang terdapat pada makhluk hidup memiliki jenis yang berbeda dan memiliki
fungsi masing-masing. Protein yang dihasilkan oleh tumbuhan berbeda – beda dapat
dicontohkan pada beberapa tanaman sebagai berikut:
Protein prolamin banyak terdapat pada tanaman biji-bijian/sereal seperti beras polongpolongan
dan jagung, tidak memiliki lysine. Pada tanaman polong/kacang-kacangan yang mayoritas mengandung protein yaitu protein globulin, kekurangan cysteine, dan methionine. Protein ini memiliki asam amino yang esensial. Selain itu Menurut Davidson, tanaman memiliki unsur kimia yang dapat melindungi mereka dari herbivora pemakan daun seperti jenis serangga tertentu dan monyet.hal ini menunjukan bahwa tanaman memiliki kandungan protein sebagai pelindung dirinya dari serangan organism pengganggu.
Ciri-ciri tumbuhan yang kekurangan protein
Kekurangan protein pada tanaman sama dengan kekurangan Nitrogen karena padatanaman terdapat 16% Nitrogen penyusun protein gejala kekurangannya yaitu:
a. Tanaman tumbuh kerdil,
b. Daun menguning karena kekurangan klorofil. Lebih lanjut mengering dan rontok.
c. Tulang-tulang di bawah permukaan daun muda tampak pucat.
d. Pertumbuhan tanaman lambat , kerdil dan lemah.
e. Produksi bunga dan biji rendah.
f. Jaringan tanaman mengering dan mati,
g. Tanaman akan mati atau kering apabila tidak diatasi

PEMBENTUK, FUNGSI DAN SUMBER PROTEIN
Protein disusun atas unsure karbon (C ), hydrogen (H), oksigen dan kadang-kadang ada unsure phosphor (P) dan sulfur (S).
1. Pembentuk protein
Protein dibentuk dari asam amino yaitu :
a. Asam amino esensial yaitu asam amino yang tidak dapat dibentuk oleh tubuh yang berjumlah 8 yaitu isoleusin, leusin, lisin, metionin, valin, triptofan, tronin dan fenilanin.
b. Asam amino non esensial yaitu asam amino yang dapat disintesis oleh tubuh yaitu alanin, asparagin, glisin, glutamine dan prolin.
2. Fungsi Protein
Dalam tubuh kita protein mempunyai beberapa fungsi antara lain :
a. Bahan enzim untuk mengkatalisi reaksi-reaksi biokimia misalnya tripsin
b. Protein cadangan disimpan dalam beberapa bahan sebagai cadangan makanan misalnya da;am lapisan aleuron (biji jagung) , ovalbumin (putih telur).
c. Protein transport , mentransfer zat-zat atau unsure-unsur tertentu misalnya hemoglobin untuk mengikat O2.
d. Protein kontraktil , untuk kontraksi jaringan tertentu, misalnya myosin untuk kontraksi otot.
e. Protein pelindung, melindungi tubuh terhadap zat-zat asing, misalnya antibody yang mengadakan perlawanan terhadap masuknya molekul asing (antigen) ke dalam tubuh.
f. Toksin , merupakan racun yang berasal dari hewan, tumbuhan, misalnya bisa ular.
g. Hormone merupakan protein yang berfungsi sebagai pengatur proses dalam tubuh, misalnya hormone insulin, pada hewan hormone auksin dan gibberellins pada tumbuhan.
h. Protein structural, merupakan protein yang menyusun struktur sel, jaringan dan tubuh organism hidup misalnya glikoprotein untuk dinding sel, keratin untuk rambut dan bulu.
3. Sumber Protein
Berdasarkan sumbernya, protein ada dua macam yatu :
a. Protein hewani , yaitu protein yang berasal dari hewan contohnya daging, ikan, telur.
b. Protein nabati , yaitu protein yang berasal dari tumbuh-tumbuhan contohnya kacang-kacangnya.

Kekurangan protein dapat menyebabkan busung lapar dan kwashiorkor.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar